LAPORAN PRAKTIKUM
Observasi Pembuluh darah Kapiler pada Kecebong
Diajukan untuk melengkapi tugas dalam mata kuliah Praktikum
Fisiologi Hewan yang diampu oleh Siti Nurkamilah, M.Pd.
Disusun Oleh :
Mira Novianti (14541002)
Hisny Fadilaty (14541005)
Irma Yuliana (14541017)
Hiban Alianur (14541021)
Ulfah Mutia Khoerunnisa (14541032)
Rani Aprianti (14541041)
Sarah Nurhidayah (14541024)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
SEKOLAH TINGGI
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
(STKIP) GARUT
2016
I.
Judul
Praktikum
Observasi
pembuluh darah kapiler pada kecebong
II.
Tujuan
·
Untuk
mengetahui aliran darah pada kecebong.
·
Untuk
membedakan aliran pembuluh darah arteri dan vena pada ekor kecebong.
III.
Alat
dan Bahan
Alat
yang digunakan pada saat praktikum :
·
Mikroskop
·
Object
glass
·
Kapas
Bahan yang digunakan pada saat praktikum :
·
Kecebong
yang masih hidup
·
Alkohol
70%
IV.
Cara
Kerja
1.
Menyiapkan
alat dan bahan terlebihdahulu.
2.
Menyiapkan
satu ekor kecebong yang masih hidup dan membiusnya terlebih dahulu dengan menggunakan
alkohol 70%.
3.
Menyimpan
satu ekor kecebong yang sudah pinsan tadi di atas object glas.
4.
Melakukan
pengamatan aliran darah pada ekor kecebong dengan menggunakan mikroskop.
S Sistem Peredaran Darah Kecebong / Berudu
Berudu atau kecebong adalah tahap pra-dewasa
(larva) dalam daur hidup amfibia. Berudu eksklusif hidup di air dan berespirasi
menggunakan insang, seperti ikan. Kebanyakan berudu herbivora, memakan alga dan
bagian-bagian tumbuhan. Beberapa spesies merupakan omnivora (pemakan segala).
Pada masa larva (berudu/kecebong), sistem
peredaran transportasinya menyerupai sistem transportasi pada ikan. Setelah
mengalami metamorfosis menjadi katak, sistem transformasinya mengalami
perubahan yang sesuai dengan kehidupan di lingkungan darat.
Sistem peredaran darah kecebong merupakan
sistem peredaran darah tunggal, yaitu darah melewati jantung sekali dalam
setiap peredaran. Jantung ikan terbagi menjadi dua ruangan yaitu satu
serambi dan satu bilik.
Seluruh darah yang masuk ke jantung melalui
vena mempunyai kadar oksigen yang rendah dan karbon dioksida yang tinggi. Darah
tersebut disebut darah vena. Otot bilik akan memompa darah keluar dari jantung
lewat arteri menuju kapiler di dalam insang. Daerah insang merupakan tempat
terjadinya pertukaran gas, karbon dioksida dibebaskan dan oksigen diikat. Darah
yang kaya oksigen disebut darah arteri.
Darah arteri kemudian mengalir menuju ke
kapiler sistemik, yaitu kapiler yang menyebar ke seluruh tubuh. Darah dari
sel-sel tubuh dikumpulkan ke vena. Seiring dengan waktu, darah yang miskin
oksigen dari berbagai jaringan dan organ-organ tubuh mengalir ke sinus venosus
menuju atrium kanan. Darah dari atrium kanan mengalir ke ventrikel, kemudian
menuju ke arteri pulmonalis dan masuk ke paru-paru. Di paru-paru, dilepaskan
karbon di
oksida dan oksigen diikat. Dari paru-paru
darah mengalir ke vena pulmonalis, kemudian menuju atrium kiri. Peredaran darah
yang terjadi ini merupakan peredaran darah kecil. Selanjutnya, dari atrium kiri
darah mengalir ke ventrikel.
Di dalam ventrikel terjadi pencampuran darah
yang mengandung oksigen dengan darah yang mengandung karbon dioksida meskipun
dalam jumlah yang sedikit. Dari ventrikel, darah keluar melalui traktus
arteriosus (batang nadi) ke aorta yang bercabang ke kiri dan ke kanan.
Masing-masing aorta ini bercabang-cabang menjadi tiga arteri pokok, yaitu
arterior (karotis) mengalirkan darah ke kepala dan ke otak, lengkung aorta
mengalirkan darah ke jaringan internal dan alat dalam tubuh, dan arteri
posterior mengalirkan darah ke kulit dan paru-paru.
Arteri adalah pembuluh dangan tekanan
terbesar, sehingga memungkinkan untuk menyalurkan darah sampai ke
kapiler-kapiler. Kapiler memiliki tekanan paling kecil, dan setelah keluar ke
vena tekanannya lebih besar di banding kapiler.
Setiap
makhluk hidup memiliki organ yang sangat penting salah satu yang ada adalah
pembuluh darah. Pembuluh darah yang ada di dalam tubuh yaitu, pembuluh darah
arteri dan pembuluh darah vena. Pembuluh darah arteri atau yang juga disebut
sebagai pembuluh darah nadi merupakan pembuluh darah yang bertugas membawa
aliran darah dari bilik jantung. Sedangkan pembuluh darah vena merupakan
pembuluh darah yang bertugas membawa aliran darah menuju ke serambi jantung.
Pembuluh arteri dari bilik kanan jantung berfungsi untuk membersihkan aliran
darah yang ada di seluruh tubuh menuju ke paru-paru. Pembuluh arteri ini juga
dikenal dengan sebutan pembuluh pulmonalis karena mengarah ke paru-paru atau
pulmo. Dan tugas pembuluh arteri bilik kanan jantung berfungsi untuk
menyebarkan oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. Sedangan pembuluh vena berfungsi
mengedarkan darah dari seluruh tubuh menuju ke serambi jantung. Kedua pembuluh
darah ini sama-sama penting bagi setiap mahkluk hidup. Jika salah satu ada yang
mengalami penyumbatan maka sangat berbahaya bagi kondisi kesehatan makhluk
hidup tersebut.
a. Sebagai Pembuluh Darah
Pembuluh arteri dan pembuluh vena jelas terlihat dalam hal persamaan. Baik pembuluh arteri maupun pembuluh vena sama-sama pembuluh darah yang bertugas mengedarkan darah dalam tubuh. Pembuluh arteri dan pembuluh vena sama-sama pembuluh darah yang memiliki tugas penting agar peredaran darah dapat tersebar secara merata.
Contoh persamaan pembuluh arteri dan pembuluh vena adalah sama-sama mengedarkan oksigen untuk tubuh yang berpusat pada jantung makhluk hidup. Darah yang sehat tentu harus mengandung kadar oksigen yang cukup untuk kesehatan tubuh makhluk hidup.
Pembuluh arteri dan pembuluh vena jelas terlihat dalam hal persamaan. Baik pembuluh arteri maupun pembuluh vena sama-sama pembuluh darah yang bertugas mengedarkan darah dalam tubuh. Pembuluh arteri dan pembuluh vena sama-sama pembuluh darah yang memiliki tugas penting agar peredaran darah dapat tersebar secara merata.
Contoh persamaan pembuluh arteri dan pembuluh vena adalah sama-sama mengedarkan oksigen untuk tubuh yang berpusat pada jantung makhluk hidup. Darah yang sehat tentu harus mengandung kadar oksigen yang cukup untuk kesehatan tubuh makhluk hidup.
b. Memiliki Jumlah Lapisan yang Sama
Pembuluh arteri dan pembuluh vena memiliki persamaan dalam hal jumlah lapisan. Pembuluh arteri dan pembuluh vena sama-sama memiliki tiga buah lapisan. Ketiga lapisan tersebut merupakan lapisan penyusun pembuluh arteri maupun vena dalam tubuh makhluk hidup.
Contoh persamaan pembuluh arteri dan pembuluh vena adalah pada lapisan luar tersusun atas lapisan jaringan ikat dan serat elastis. Kemudian pada lapisan tengah tersusun atas otot polos dan juga serat elastis. Terakhir, pada lapisan dalam tersusun atas endothelium
Pembuluh arteri dan pembuluh vena memiliki persamaan dalam hal jumlah lapisan. Pembuluh arteri dan pembuluh vena sama-sama memiliki tiga buah lapisan. Ketiga lapisan tersebut merupakan lapisan penyusun pembuluh arteri maupun vena dalam tubuh makhluk hidup.
Contoh persamaan pembuluh arteri dan pembuluh vena adalah pada lapisan luar tersusun atas lapisan jaringan ikat dan serat elastis. Kemudian pada lapisan tengah tersusun atas otot polos dan juga serat elastis. Terakhir, pada lapisan dalam tersusun atas endothelium
a. Memiliki Letak yang Berbeda
Berbicara mengenai perbedaan antara pembuluh arteri dan pembuluh vena itu lumayan banyak. Dalam hal ini perbedaan antara kedua pembuluh darah ada pada bagian letak pembuluh darah pada tubuh. Tentu setiap organ yang ada pada tubuh memiliki letak khusus dan tertentu dan itupun juga terdapat pada pembuluh darah. Tugas antara pembuluh arteri dan pembuluh vena yang berbeda agar aliran darah dapat mengalir secara merata pada tubuh.
Contoh perbedaan pembuluh arteri dan pembuluh vena pada bagian letak adalah pada pembuluh arteri terletak pada bagian dalam, sedikit jauh dari permukaan tubuh. Sedangkan pada pembuluh vena terletak pada bagian tepi. Lebih dekat dengan permukaan tubuh dan terlihat berwarna kebiru-biruan.
Berbicara mengenai perbedaan antara pembuluh arteri dan pembuluh vena itu lumayan banyak. Dalam hal ini perbedaan antara kedua pembuluh darah ada pada bagian letak pembuluh darah pada tubuh. Tentu setiap organ yang ada pada tubuh memiliki letak khusus dan tertentu dan itupun juga terdapat pada pembuluh darah. Tugas antara pembuluh arteri dan pembuluh vena yang berbeda agar aliran darah dapat mengalir secara merata pada tubuh.
Contoh perbedaan pembuluh arteri dan pembuluh vena pada bagian letak adalah pada pembuluh arteri terletak pada bagian dalam, sedikit jauh dari permukaan tubuh. Sedangkan pada pembuluh vena terletak pada bagian tepi. Lebih dekat dengan permukaan tubuh dan terlihat berwarna kebiru-biruan.
b. Memiliki Keadaan Dinding yang Berbeda
Pembuluh arteri memiliki keadaan dinding yang berbeda dengan pembuluh vena. Untuk pembuluh arteri memiliki dinding pembuluh darah yang tebal. Karena tebal tersebut maka sudah pasti pembuluh arteri itu kuat. Tugas pembuluh arteri tersebut terbilang berat sehingga kuat. Sedangkan pada pembuluh vena memiliki dinding pembuluh darah yang tipis.
Contoh perbedaan pembuluh arteri dan pembuluh vena adalah pada pembuluh arteri yang memiliki keadaan dinding yang tebal membuat sifat pembuluh arteri tersebut elastis. Sedangkan pada pembuluh vena dengan keadaan dinding yang tipis membuat sifat pembuluh vena tersebut tidak elastis.
Pembuluh arteri memiliki keadaan dinding yang berbeda dengan pembuluh vena. Untuk pembuluh arteri memiliki dinding pembuluh darah yang tebal. Karena tebal tersebut maka sudah pasti pembuluh arteri itu kuat. Tugas pembuluh arteri tersebut terbilang berat sehingga kuat. Sedangkan pada pembuluh vena memiliki dinding pembuluh darah yang tipis.
Contoh perbedaan pembuluh arteri dan pembuluh vena adalah pada pembuluh arteri yang memiliki keadaan dinding yang tebal membuat sifat pembuluh arteri tersebut elastis. Sedangkan pada pembuluh vena dengan keadaan dinding yang tipis membuat sifat pembuluh vena tersebut tidak elastis.
c. Jalur Aliran Darah yang Berbeda
Pembuluh arteri dan pembuluh vena walaupun memiliki tugas yang sama namun ternyata memiliki jalur peredaran yang berbeda. Untuk pembuluh arteri memiliki aliran darah dari jantung menuju ke seluruh tubuh. Sedangkan untuk pembuluh darah vena memiliki aliran darah dari seluruh tubuh menuju ke jantung.
Contoh perbedaan pembuluh arteri dan pembuluh vena adalah pada pembuluh arteri bertugas membawa aliran oksigen yang ada pada darah menuju bilik jantung. Sedangkan pada pembuluh vena bertugas membawa aliran oksigen yang ada pada darah menuju serambi jantung. Pada jantung terjadi proses pertukaran kadar oksigen yang akan diedarkan ke seluruh tubuh maupun untuk jantung itu sendiri.
Pembuluh arteri dan pembuluh vena walaupun memiliki tugas yang sama namun ternyata memiliki jalur peredaran yang berbeda. Untuk pembuluh arteri memiliki aliran darah dari jantung menuju ke seluruh tubuh. Sedangkan untuk pembuluh darah vena memiliki aliran darah dari seluruh tubuh menuju ke jantung.
Contoh perbedaan pembuluh arteri dan pembuluh vena adalah pada pembuluh arteri bertugas membawa aliran oksigen yang ada pada darah menuju bilik jantung. Sedangkan pada pembuluh vena bertugas membawa aliran oksigen yang ada pada darah menuju serambi jantung. Pada jantung terjadi proses pertukaran kadar oksigen yang akan diedarkan ke seluruh tubuh maupun untuk jantung itu sendiri.
d. Detak Denyut yang Berbeda
Pembuluh arteri dan pembuluh vena memiliki detak denyut yang terasa berbeda. Untuk pembuluh arteri memiliki denyut yang terasa. Denyut darah yang terasa pada pembuluh arteri juga menjadi pertanda irama detak pada jantung makhluk hidup. Sedangkan untuk pembuluh vena memiliki denyut yang tidak terasa.
Contoh perbedaan pembuluh arteri dan pembuluh vena adalah pada pembuluh arteri dapat dirasakan dengan cara menekan pada bagian tubuh tertentu. Seperti pada pergelangan tangan atau pada bagian belakang bawah telinga agak dekat tepi bawah daun telinga, maka denyut akan terasa. Sedangkan pada pembuluh vena yang walaupun terlihat pada bagian permukaan kulit, namun ketika dipegang tidak akan terasa berdenyut.
Pembuluh arteri dan pembuluh vena memiliki detak denyut yang terasa berbeda. Untuk pembuluh arteri memiliki denyut yang terasa. Denyut darah yang terasa pada pembuluh arteri juga menjadi pertanda irama detak pada jantung makhluk hidup. Sedangkan untuk pembuluh vena memiliki denyut yang tidak terasa.
Contoh perbedaan pembuluh arteri dan pembuluh vena adalah pada pembuluh arteri dapat dirasakan dengan cara menekan pada bagian tubuh tertentu. Seperti pada pergelangan tangan atau pada bagian belakang bawah telinga agak dekat tepi bawah daun telinga, maka denyut akan terasa. Sedangkan pada pembuluh vena yang walaupun terlihat pada bagian permukaan kulit, namun ketika dipegang tidak akan terasa berdenyut.
e. Tekanan Darah yang Berbeda
Pembuluh arteri dan pembuluh vena akan bertugas dengan tekanan darah yang berbeda. Pembuluh arteri memiliki tekanan darah yang tinggi. Sedangkan tekanan darah untuk pembuluh vena hanya rendah. Tekanan darah baik pembuluh arteri maupun pembuluh vena harus dikontrol dengan baik. Perbedaan tekanan darah tersebut harus berjalan dengan seimbang. Dalam arti, untuk tekanan yang tinggi maka jangan terlalu tinggi dan untuk yang rendah maka jangan terlalu rendah.
Contoh perbedaan pembuluh arteri dan pembuluh vena adalah pada pembuluh arteri dengan tekanan darah yang tinggi menjadikan ketika terdapat luka yang tergores pada bagian pembuluh arteri, maka darah akan terlihat memancar keluar. Sedangkan pada pembuluh vena dengan tekanan darah yang rendah menjadikan ketika terdapat luka yang tergores pada bagian pembuluh vena, maka darah hanya akan terlihat menetes saja.
Pembuluh arteri dan pembuluh vena akan bertugas dengan tekanan darah yang berbeda. Pembuluh arteri memiliki tekanan darah yang tinggi. Sedangkan tekanan darah untuk pembuluh vena hanya rendah. Tekanan darah baik pembuluh arteri maupun pembuluh vena harus dikontrol dengan baik. Perbedaan tekanan darah tersebut harus berjalan dengan seimbang. Dalam arti, untuk tekanan yang tinggi maka jangan terlalu tinggi dan untuk yang rendah maka jangan terlalu rendah.
Contoh perbedaan pembuluh arteri dan pembuluh vena adalah pada pembuluh arteri dengan tekanan darah yang tinggi menjadikan ketika terdapat luka yang tergores pada bagian pembuluh arteri, maka darah akan terlihat memancar keluar. Sedangkan pada pembuluh vena dengan tekanan darah yang rendah menjadikan ketika terdapat luka yang tergores pada bagian pembuluh vena, maka darah hanya akan terlihat menetes saja.
f. Jumlah Katup yang Berbeda
Pembuluh arteri dan pembuluh vena memiliki jumlah katup yang juga berbeda. Untuk pembuluh arteri memiliki jumlah katup hanya satu buah saja. Sedangkan untuk pembuluh vena memiliki jumlah katup yang lebih banyak dibandingkan pembuluh arteri. Jumlah katup pembuluh vena sangat banyak.
Pembuluh arteri dan pembuluh vena memiliki jumlah katup yang juga berbeda. Untuk pembuluh arteri memiliki jumlah katup hanya satu buah saja. Sedangkan untuk pembuluh vena memiliki jumlah katup yang lebih banyak dibandingkan pembuluh arteri. Jumlah katup pembuluh vena sangat banyak.
Contoh perbedaan pembuluh arteri dan pembuluh vena adalah pada pembuluh arteri yang hanya satu terletak dekat pada organ jantung. Sedangkan pada pembuluh vena dengan jumlah katup yang banyak dan tersebar secara merata di seluruh tubuh.
Baik pembuluh arteri maupun pembuluh vena sama-sama memiliki peranan yang penting. Walaupun terdapat persamaan yang hanya sedikit dan perbedaan yang lebih banyak bukan masalah. perbedaan antara kedua pembuluh darah tersebut lebih menunjukkan tugas masing-masing pembuluh arteri dan pembuluh vena yang lebih fokus. Pembuluh arteri lebih fokus mengarah pada bagian bilik jantung sedangkan pembuluh vena lebih fokus mengarah pada serambi jantung.
Tabel perbedaan alat
peredaran darah Vena dan Arteri
Pembeda
|
Arteri
|
Vena
|
Letak
|
Agak kedalam
|
Agak keluar
|
Fungsinya
|
Mengangkut O2
|
Mengangkut CO2
|
Dinding Pembuluh
|
Elastis dan Kuat
|
Tipis dan tidak elastis
|
Kandungan CO2
|
Miskin CO2, kecuali pada arteri
pulmonalis yang kaya CO2
|
Kaya CO2, kecuali pada vena pulmonalis
yang miskin CO2
|
Kandungan O2
|
Kaya O2, kecualai pada arteri pulmonalis
yang miskin O2
|
Miskin O2, kecuali pada vena pulmonalis
yang kaya O2
|
Arah Aliran Darah
|
Keluar Jantung
|
Menuju jantung
|
Denyutan
|
Terasa
|
Tidak Terasa
|
Katup
|
Pangkal
|
Sepanjang pembuluh darah
|
Aliran Darah
|
Deras
|
Lambat
|
Jika Terluka
|
Memancar
|
Menetes
|
Diameter Pembuluh
|
Lebih kecil dari vena
|
Lebih besar dari arteri
|
Warna
|
Merah terang
|
Merah gelap
|
Kecepatan Pembekuan
|
Lambat dari vena
|
Cepat dari arteri
|
Tekanan
|
Lebih besar dari vena
|
Lebih kecil dari arteri
|
Hasil pengamatan
Gambar
pembuluh darah pada kecebong

Pada pembuluh darah
vena alirannya lambat dan menuju ke jantung ,banyak mengandung co2 dan
membrannya lebih tipis
Pada pembuluh darah
arteri alrannya cepat dari jantung menuju sekuruh tubuh,banyak mengandung 02
dan membran nya lebih tipis
.
Dari
hasil pengamatan kelompok kami mengenai sistem peredaran darah pada kecebong yang
diamati melalui aliran darah pada bagian ekor kecebong melalui mikroskop,
terlihat pembuluh darah pada ekor kecebong yang nampak transparan beserta
aliran-aliran darahnya. Sistem peredaran darah kecebong merupakan sistem
peredaran darah tunggal, yaitu darah melewati jantung sekali dalam setiap
peredaran.
Mekanisme
peredaran darh pada kecebong adalah sebagai berikut:
·
Darah dengan kandungan O2
rendah dan CO2 tinggi masuk ke jantung melalui pembuluh vena.
·
Otot bilik akan memompa darah keluar
dari jantung lewat arteri menuju kapiler di dalam insang. Daerah insang
merupakan tempat terjadinya pertukaran gas, karbon dioksida dibebaskan dan
oksigen diikat (darah yang kaya oksigen disebut darah arteri).
·
Darah arteri kemudian mengalir menuju ke
pembuluh darah yang ada di seluruh tubuh.
·
Darah dari sel-sel tubuh dikumpulkan,
kemudian di bawa lagi ke jantung melalui pembuluh vena.
Pada
masa larva (berudu/ kecebong), sistem peredaran darahnya menyerupai sistem
transportasi pada ikan. Setelah mengalami metamorfosis menjadi katak, sistem peredaran
darahnya mengalami perubahan sesuai dengan kehidupan di lingkungan darat.
Sistem peredaran darah kecebong merupakan sistem peredaran darah tunggal, yaitu
darah melewati jantung sekali dalam setiap peredaran. Jantung ikan terbagi
menjadi dua ruangan. Yaitu satu serambi dan satu bilik. Arteri adalah pembuluh
dangan tekanan terbesar, sehingga memungkinkan untuk menyalurkan darah sampai
ke kapiler-kapiler. Kapiler memiliki tekanan paling kecil, dan setelah keluar
ke vena tekanannya lebih besar di banding kapiler.
Pembuluh darah arteri merupakan pembuluh darah yang
mengandung O2 keluar dari jantung untuk disebarkan ke seluruh tubuh,
memiliki dinding yang lebih tebal serta alirannya lebih cepat. Sedangkan
pembuluh darah vena merupakan pembuluh darah yang mengandung CO2 menuju
ke jantung, memiliki dinding yang lebih tipis, serta alirannya relative lebih
lambat.
Kesimpulan
Dari hasil praktikum yang telah kami
lakukan dapat disimpulkan:
1. Dapat mengetahui Sistem peredaran darah pada kecebong
yaitu sistem peredaran darah tunggal, dimana darah melewati jantung sekali
dalam setiap peredaran.
2. Dapat membedakan dan mengetahui aliran darah arteri dan
vena pada kecebong dimana pada Arteri alirannya lebih cepat dari jantung ke
seluruh tubuh yang banyak mengandung oksigen dan memiliki membran/ dinding
lebih tebal sedangkan pada Vena alirannya lebih lambat menuju jantung yang
banyak mengandung karbondioksida dan memiliki membran/ dinding yang lebih
tipis.
Daptar pustaka
